APA PERBEDAAN LOCALHOST DAN WEB HOSTING?
Halo teman-teman… Artikel kali ini akan menjelaskan Bagaimana suatu website dapat ditampilkan secara online. Bagaimana mesin pencari seperti Google, Bing, Yahoo dan sebagainya menampilkan hasil pencarian saat seseorang memasukkan kata pencarian atau bagaimana browser menampilkan halaman website saat kita memasukkan url atau nama domain suatu website.
Pertama-tama Anda harus memahami bahwa ada tiga komponen penunjang internet, yakni:
1. End user: pengunjung atau pengakses website.
2. Networking: jaringan internet/eksternal seperti ISP yang digunakan baik oleh pengunjung maupun oleh penyedia layanan hosting.
3. Pengola data: seperti server dan data-data yang ada didalamnya, baik itu data website, data email, database dan lain-lain. 102
Sesuai dengan judul di atas, kali ini kita secara khusus akan membahas mengenai pengelola data. Localhost dan webhosting masuk kedalam tipe pengelola data karena menggunakan server. Lalu jika keduanya menggunakan server, lantas di mana perbedaannya?
Localhost
Localhost juga dapat dikatakan sebagai server offline. Karena merupakan server offline, maka data-data website yang tersimpan dalam server tersebut tidak dapat diakses secara online melalui internet. Data-data website tersebut hanya dapat diakses melalui puisi yang berperan sebagai localhost itu sendiri. Localhost tidak membutuhkan komputer dengan spesifikasi tinggi karena localhost biasanya hanya ditujukan untuk pengembangan website atau aplikasi berbasis web saja. Anda tidak membutuhkan sistem penunjang jaringan seperti WAN, LAN dan GAN. Anda hanya perlu menginstal aplikasi atau software virtual server seperti XAMPP bagi anda pengguna Windows dan LAMP bagi anda pengguna Linux.
Localhost biasanya digunakan untuk melakukan pengembangan aplikasi atau website. Setelah dilakukan pengembangan barulah website atau aplikasi tersebut akan disimpan ke dalam server online untuk dapat diakses di jaringan internet online. Kenapa pengembangan website dan aplikasi harus dilakukan di localhost, jawabnya adalah karena lebih efisien. Dengan localhost Anda dapat mengeluarkan biaya yang lebih murah lebih hemat tenaga dan waktu.
Webhosting
Jika localhost adalah server offline maka web hosting adalah server online. Web hosting biasanya digunakan untuk menyimpan data-data website atau aplikasi yang sebelumnya telah dikembangkan di localhost. Anda perlu menggunakan jasa web hosting agar website yang telah anda kembangkan di localhost dapat diakses melalui jaringan online internet di tidak hanya di seluruh Indonesia tetapi di seluruh dunia. Agar website yang telah anda kembangkan ini dapat dinikmati melalui jaringan internet, website anda harus memiliki nama domain dan juga server hosting. Nama domain merupakan alamat dari website. Jadi jika seseorang ingin mengakses website anda mereka perlu mengetik nama domain tersebut di browser. Nama domain harus bersifat unik. Jadi tidak boleh ada dua nama domain yang memiliki nama yang sama. Itulah sebabnya di dunia domain ada aturan “siapa cepat dia dapat”. Anda sudah tidak bisa memiliki nama domain yang sudah dimiliki oleh orang lain selama domain tersebut masih aktif. Anda harus menunggunya sampai domain tersebut tidak aktif atau lebih baik lagi adalah membuat nama domain yang berbeda.